Nanti Kita Akan Bersua Pada Urutan Waktu [PUISI]
Biarkanlah fase ini berbicara
Kalau aku begitu rindu dengan semerbak harum dirimu
Lihatlah awan yang ada pada langit
Coba kau cium, sampai hidungmu bertahan pada nadir kehidupan
Kini kudekap pada rembulan
Hanyut hati ini bertajuk tingkatan tinggi cintaku padamu
Tapi pribadimu seakan mengingatkanku suatu hal
Aku belum layak bersanding denganmu
Duhai kucing imut tersenyum padaku
Pesona embun upas senantiasa ada padamu
Akan engkau lihat sepuluh tahun akan datang
Aku akan menjadi imam langitan untukmu
Kita akan bersua, pada hari bahagia
Menatap mata bersama dalam dekapan ikhlasnya rinai cinta
Menggenggam mahabbah yang mulai saat ini kutujukan padamu
Pada setiap malam, bersemayam berdoa kepada Ilahi
Mungkin engkau belum tahu apa yang ada pada kalbu ini
Apa yang terpatri untukku kepadamu
Dan suatu saat nanti, rasaku yang sebenarnya akan terungkap
Disaat kita telah menjadi sepasang kucing imut yang
tersenyum bersama
(Maros, Ahad 10 Mei 2015)

2 comments
ijin buat share di facebook puisinya bagus.
ReplyDeleteSilakan mbak
Delete